Syarat Wajib Sholat

بسم الله الرحمن الرحيم…

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته…

Segala puji bagi allah kami masih diberi nikmat kesehatan oleh allah S.w.t sehingga kami bisa mengantarkan ilmu allah ini di depan saudara semua. Shalawat dan salam kita selalu haturkan keharibaan junjungan nabi besar muhammad S.A.W yang dengan perjuangan beliau –lah kita bisa berjalan diatas bumi ini dengan cahaya islam dan menjadi ummat terbaik di akhir zaman kelak. Sholawat serta salam itu kami haturkan pula kepada keluarga dan sahabat beliau yang telah mengorbankan jiwa raga dan hartanya dalam membantu perjuangan beliau.

Kali ini kita akan membahas pasal yang berkenaan dengan perkara – perkara yang menjadi syarat wajibnya sholat.

Dan untuk diketahui, sumber tulisan ini berasal dari kitab FATHUL QORIB ALMUJIB karangan asy syeikh muhammad bin Qasim Al – ghazy ( semoga Allah mencurahkan rahmat dan ridho tiada tara kepada beliau ). Beliau adalah salah satu penerus dari madzhab imam Asy – Syafi’i ( semoga Allah mencurahkan rahmat dan ridho tiada tara kepada beliau ). Pada dasarnya kitab ini merupakan sebuah ringkasan dari kitab – kitab Fiqih imam penuntun ummat Muhammad Bin Idris Asy – Syafi’i yang rasanya sulit bagi masyarakat awam untuk membaca hasil karya beliau yang sangat banyak. Oleh karena itulah beliau (syeikh muhammad bin Qasim Al – ghazy ) meringkas perkara – perkara yang menjadi pokok dalam tata cara beribadah yang benar dalam kitab – kitab hasil karya imam asy –syafi’i  hingga memudahkan dalam memahami dan menghafalnya. Tak pelak keberadaan kitab ini selalu ada di mayoritas pesantren – pesantren di Indonesia untuk diajarkan bagi santri – santri pemula.

 

وشرائة وخوب الصلاة ثلاثة اشياء : احدها الاسلام فلا تخب الصلاة على الكافر الاصلي ولا تخب عليه قضاؤها اذا اسلم واما المرتد فتخب عليه الصلاة وقضا ؤها ان عاد الىالاسلام.الثاني البلوغ فلا تخب على صبي وصبية لكن يؤمران بها بعد سبع سنين ان حصل التمييز بها والا بعد التمييز ويضربان على تركها بعد كمال عشر سنين. والثالث الاقل فلا تخب على مخنون وقوله وهو حد التكليف ساقط في بعض نسج المتن.

Syarat – syarat mengerjakan sholat itu ada 3 ( tiga ) perkara         :

1. Islam.

Maka tidak wajib sholat atas orang kafir asli ( kafir bukan karena murtad ), dan tidak wajib baginya mengerjakan sholat Qadha ( Pengganti ) atas ketertinggalannya, jika ia telah kembali lagi ke dalam agama islam.

2. Baligh

Maka tidak wajib sholat atas anak laki – laki dan perempuan yang masih kecil. Tetapi mereka harus diperintah agar mereka mau melakukan sholat setelah ia berusia 7 tahun . jika memang sewaktu usia itu ia telah Tamyiz ( pintar ). Dan apabila seusia itu dia belum pintar, maka harus diperintah, setelah mereka pintar dan mereka harus dipukul karena mereka meninggalkan sholat, setelah genap berusia 10 tahun.

3. Berakal

Maka tidak wajib sholat atas orang gila

Tiga ketentuan tersebut  di atas adalah merupakan batasan pengertian “ MUKALLAF “. Tidak terdapat pada sebagian redaksi kitab matan.

SUMBER : KITAB FATHUL QORIB ( BAB SYARAT WAJIB SHOLAT )

PERHATIAN !!!

DIANJURKAN BAGI SAUDARA – SAUDARA ANE SESAMA MUSLIM UNTUK MENYEBARKAN SELURUH ARTIKEL DI BLOG ANE INI ( KHUSUSNYA HALAMAN TENTANG HUKUM FIQIH ) DENGAN KETENTUAN MENYERTAKAN ALAMAT BLOG ANE DI BAWAH POSTINGAN ARTIKELNYA ( seperti contoh dibawah ). Syukron katsiron

sumber artikel : http://www.muhammadabrory.wordpress.com