10 Pintu Rezeki

بسم الله الرحمن الرحيم

alhamdulillah, setelah lama ga bisa nulis lantaran garap tugas2 kuliah yang menumpuk, akhirnya ane bisa kembali sharing di blog ini lagi..berkenaan dengan salah satu request dari salah seorang akhwat yang minta agar di share-kan tentang konsep 10 pintu rezeki dari Allah SWT, sebelumnya afwan lantaran baru bisa share hari ini…

Nabi Muhammad SAW bersabda: “9 dari 10 Pintu Rezeki itu berasal dari perniagaan (perdagangan)” (HR. Tirmidzi).

menurut saya ini sangant jelas sekali. artinya apa?..kita bisa melihat di dunia saat ini semua perusahaan yang ada ( baik skala besar maupun home industry ) melakukan kegiatan produksi barang dan kemudian menjualnya tentunya dengan mengambil keuntungan dari tiap barang yang dijualnya. singkatnya para CEO ( chief excecutive officer ) atau pemilik perusahaan itu menguasai 90% dan para karyawan ( including ane sendiri ) yang bekerja pada perusahaan2 itu, hanya mendapatkan 10%, selesai…karena memang dulu nabi muhammad SAW dan istri beliau ( siti khadijah ) pun mencontohkan seperti itu, beliau merupakan pedagang yang ulung, tidak ada satupun jenis bisnis yang beliau tangani mengalami kerugian, dan cakupannya pun sampai pada perdagangan  lintas negara, seperti syam, habsyah, Syiria, Jorash, dan Bahrain.

maka, jelaslah lebih baik berwirausaha daripada bekerja untuk orang, (apalagi uang bekerja untuk anda) walaupun ada sebagian posisi di sebuah perusahaan yang menghasilkan bayaran tinggi. namun itu kembali ke mindset kita, mau terus digaji ( walaupun besar ), disuruh2, di marahin, di target, atau memberi gaji ??..the choice is yours

seperti almarhum nenek ( semoga Allah mengampuni dosa2nya ) dimana beliau mengatakan “penghasilan Rp.100 hari ini lebih baik dari Rp. 1000 tapi ikut orang”..artinya berwirausaha itu dinamis, hari ini 100 besok bisa 1000, besok bisa 500, besoknya lagi bisa 5000. maklum, Almarhum kakek ( semoga Allah mengampuni dosa2nya)  memang seorang pedagang..hehe

Robert T. Kiyosaki dalam bukunya yang fenomenal best seller “Rich Dad Poor Dad”, ada 4 tipe orang dalam cashflow quadrant yaitu Employee, Self- Employed, Business owner dan Investor. Kuadran 1 atau orang yang bekerja untuk uang diisi oleh Employee dan Self-Employed. Sedangkan Kuadran 2 atau uang yang bekerja untuk orang diisi oleh Business owner dan Investor.

dalam sebuah penelitian yang dikemukakan Dr. David McCelland dari Harvard University dalam bukunya “The Achieving Society”, suatu negara dapat mencapai kemakmuran dan kesejahteraan jika minimal 2% dari jumlah penduduknya menjadi pengusaha. Hal itu berarti, Indonesia membutuhkan paling tidak sekitar 5 juta dari 230 juta penduduknya untuk menjadi seorang pengusaha.

tapiii faktanya,, Data Menteri Koperasi dan UKM DR.Syarief Hasan, MM.,MBA jumlah total pengusaha Indonesia saat ini “hanya” sekitar 450.000 pengusaha atau 0.2% dari jumlah penduduk Indonesia. Sebagai perbandingan, Amerika memiliki pengusaha lebih dari 11 %, Singapura 7,2%, Jepang dan China lebih dari 7%.

Dengan demikian, kalau menurut teori Kiyosaki, ada sekitar 99.8% penduduk Indonesia yang berada di kuadran pertama dan 0.2% penduduk Indonesia yang berada di kuadran kedua. Ini berarti, sebanyak 450.000 (0.2%) penduduk Indonesia menguasai lebih dari 90% pintu rezeki dan sebanyak 229.6 juta (99.8%) penduduk hanya mendapatkan “sisa” pintu rezeki yang tinggal 10% saja.

jangan kaget dengan angka 0,2……ya dimana sekarang pemerintah tidak memberikan fasilitas maksimal bagi penduduknya yang ingin berwira usaha, bangsa ini hanya terus dan terus mengirimkan TKI yang dianggap sebagai “pahlawan” devisa negara yang disana pun kehidupannya tak terjamin, ditindas, dianiaya, diperkosa, dan bahkan di bunuh. dan di negara sendiri tidak dimaksimalkan dalam pemberian bantuan UKM (usaha kecil menengah) bagi rakyatnya yang ingin berwirausaha.. kalau mau berkaca pada cina, maka jumlah penduduk bukan merupakan hambatan bagi negara itu untuk maju, bukan??..bahkan di indonesia sendiri kebanyakan pengusaha adalah dari keturunan cina.. itulah, dimana negara yang pemimpinnya hanya memikirkan kelompoknya, maka tunggulah kehancuran negara itu…

maka kesimpulannya, berwirausaha tidak hanya akan menghasilkan keuntungan bagi diri sendiri namun akan meningkatkan tingkat kemakmuran suatu negara, bahkan ini disampaikan dan diajarkan oleh Rosulullah SAW sendiri 14 abad silam……Allahu akbar…btw, kapan giliran ane ada di kuadran II??? just wait for the right time..n_-

والله اعلم

oleh : muhammad Abrory

berbagai sumber

mohon cantumkan link blog ane jika ingin copy paste di blog antum…syukron